Jumat, 03 April 2026

Pengertian Promosi dan Media Promosi

 PROMOSI 


A.    Pengertian promosi

Promosi meliputi kegiatan perencanaan , implementasi, dan  pengendalian komunikasi dari suatu organisasi  kepada konsumen serta sasaran lainnya. Menurut Ben M. Enis, promosi diartikan sebagai bentuk komunikasi  yang memberikan informasi kepada konsumen mengenai keberadaan suatu produk  dan membujuk mereka agar membeli produk tersebut. Promosi bisa diartikan  sebagai sejenis komunikasi  yang memberi penjelasan yang menyakinkan calon konsumen tentang barang dan jasa ataupun sebuah prosesmebagi ide, informasi, atau perasaan audiensi.

Menurut Kotler dan  Gary A. (Alexander Sindoro , 2000) bauran promosi adalah  rumusan khusus dari  iklan pribadi, promosi penjualan, hubungan masyarakat yang dipergunakan perusahaan untuk mencapai tujuan iklan, dan pemasarannya.

Berdasarkan bebrapa pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa promosi adalah usaha –usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempengaruhi konsumen  supaya membeli produk yang dihasilkan u atau untuk menyampaikan beritatentang produk  tersebut dengan jalan  mengadakan komunikasi dengan para pendengar yang sifatnya membujuk.

B.    Fungsi kegiatan promosi:

1.    Informing (Memberikan informasi )

Promosi merupakan sarana untuk mengenal produk kepada para konsumen. Promosi membuat konsumen sadar akan produk –produk baru, mendidik mereka tentang  berbagai fitur dan manfaat merek, serta memfalisitasi penciptaan citra sebuah perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa.

2.    Persuading ( membujuk )

Media promosi / iklan  yang baik akan mampu mempersuasi pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang ditawarkan.

3.    Reminding ( Mengingatkan )

Iklan menjaga agar merk tetap segar dalam ingatan konsumen .  Saat kebutuhan akan barang/ jasa muncul konsumen akan  mengingat barang/ jasa yang diiklankan.

4.    Adding Value (Menambah nilai )

Terdapat 3  cara mendasar  dimana perusahaan  bisa memberi nilai tambah bagi penawaran –penawaran mereka, yaitu : inovasi, penyempurnaan kwalitas, atau mengubah persepsi konsumen.

5.    Assisting (Mendampingi upaya –upaya lain dari perusahaan)

Periklanan  merupakan salah satu alat promosi. Promosi membantu perwakilan penjualan.  Iklan mengawasi proses penjualan produk –produk perusahaan  dan memberikan pendahuluan yang bernilai bagi wiraniaga sebelum melakukan kontak personal  dengan para pelanggan yang prospektif.

C.    Bentuk dan Media Promosi


                    Sumber gambar : https://www.runchise.com/blog/cara-mempromosikan-makanan-lewat-online

1.    Informasi dari mulut ke mulut (Word of mounth)

Informasi dari mulut ke mulut merupakan  tehnik promosi melalui percakapan  dari seseorang pada orang lain  untuk menyebarkan informasi dimaksud.  Dalam hal ini peranan orang sangat penting dalam mempromosikan barang/ jasa. Promosi dari mulut ke mulut ini banyak dilakukan pebisnis karena murah tanpa biaya serta dapat dikatakan sangat efektif. OLeh karena itu jangan sampai pelanggan merasa kecewa  karena yang dirasakan tidak sesuai dengan informasi yang diterima. Usahakan konsumen merasa puas dan mereka kembali  dan menceritakan kepada teman yang lain.

2.    Pemasaran langsung ( Direct Marketing)

Pemasaran langsung merupakan bentuk promosi  dengan cara memasarkan barang/ jasa  secara langsung agar mendapatkan tanggapan secara langsung juga dari konsumen. Pemasaran langsung tidak harus tatap muka tetapi pemasarannya ditujukan langsung kepada seseorang.

                     Secara umum , pemasaran langsung mempunyai ciri –ciri sebagai berikut :

a.      Non public : hanya di tujukan kepada orang tertentu saja, seperti pemegang kartu pelanggan.

b.     Penyesuaian isi pesan : isi dari informasi diteliti  dan disesuaikan dengan kondisi dari orang yang akan dkirim informasi sehingga lebih menarik dan tidak salah sasaran.

c.      Terbaru : Biasanya pesan mengikuti tren terbaru

d.     Terjadi proses interaktif : apabila orang yang berkaitan melakukan tanggapan maka pesan dapat diubah sehingga informasi dapat bersifat intraktif.

Manfaat pemasaran secara langsung:

a.      Belanja dapat dilakukan konsumen dari rumah.

b.     Konsumen mempunyai pilihan barang yang banyak melalui katalog yang ditawarkan atau layanan on line.

c.      Konsumen dapat memesan barang untuk dirinya sendiri atau orang lain.

d.     Konsumen dapat mempelajari produk sebelum membeli  tanpa harus menemui wiraniaga yang mungkin menyita waktu.

e.      Penjual dapat memilih konsumen denga karakteristik yang sesuai produk.

f.      Penjual dapat mengkhususkan dan menyesuaikan pesanan dengan calon konsumen.

g.     Bahan informasi pemasaran langsung memiliki keterbacaan tinggi karena bahan tersebut dikirim pada calon pembeli yang jelas berminat.

h.     Menungkinkan pengujian media dan pesan alternative untuk mencari metode pencapaian tujuan yang paling efektif dalam segi biaya.

i.       Pemasaran langsung dapat diatur agar dapat menjangkau calon pembeli pada saat yang tepat.

j.       Strategi penawaran langsung sulit dilihat oleh pesaing.

k.     Dapat mengukur tanggapan dari konsumen sehingga bisa digunakan untuk membuat keputusan yang lebih menguntungkan.

3.    Iklan  (Advertising)

a.      IKlan adalah setiap bentuk presentasi dan promosi personal atas ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu dengan menggunakan media tertentu.

b.     Menurut  Kotler dan Keller dalam Manajemen Pemasaran , media utama dalam  iklan  adalah : koran, TV, surat langsung, radio, majalah, reklame ruang luar, yellow pages, berita berkala, brosur, telepon, internet

         4.    Hubungan masyarakat (Publik Relation)

Public Relation atau hubungan masyarakat adalah berbagai  program untuk mempromosikan dan melindungi citra perusahaan atau produknya. Daya tarik hubungan masyarakat disasarkan pada 3 sifat khusus  , yaitu :

a.      Kredibilitas yang tinggi. Masyarakat pada umumnya lebih mempercayai cerita atau kabar bahkan gambaran perusahaan daripada apa yang dia lihat pada iklan

b.     Kemampuan menangkap pembeli yang tidak dibidik sebelumnya. Hubungan masyarakat  dapat menjangkau banyak calon pembeli terutama bagi para pembeli yang cenderung  menghindari wiraniaga dan iklan.

c.      Dramatisasi. Humas bisa mendratisasi suatu perusahaan atau produk . Hal iini dapat membangun kepercayaan public.

5.    Kewiraniagaan ( personal selling )

Personal selling adalah presentasi langsung dalam suatu percakapan dengan satu atau lebih calon pembeli dengan maksud untuk mendapatkan penjualan. Tujuan kewiraniagaan , antara lain :

a.      Mendapatkan pesanan untuk produk  itu .

b.     Membuat agar pengecer aktif mempromosikan dan memamerkan produk di tempat penjualannya.

c.      Membuat grosir bekerjasama  dengan pengusaha untuk aktif menjual produk itu.

d.     Mendidik mereka yang dapat memengaruhi pembelian untuk memilih perusahaan dan produknya.

6.    Promosi konsumen ( Hadiah, Perlombaan dan penawaran kombinasi)

Promosi konsumen ini bertujuan untuk mendapatkan dampak yang cepat di tempat pembelian, barangkali bersama dengan satu atau lebih sasaran yang mendasarinya.

Jadi, promosi konsumen itu adalah alat praktis jangka pendek yang bertujuan untuk merangsang tanggapan yang segera ditempat pembelian.

7.    Promosi dealer/ promosi penjualan  (Sales promotion)

Sales promotion merupakan bentuk promosi selain iklan , personal selling maupun publisitas yang memiliki berbagai bentuk kegiatan.  Promosi penjualan meliputi berbagai jenis antara lain : iklan, etalase dan pameran interior, demonstrasi produk, perlombaaan konsumen, pemberian hadiah, penggunaan kombinasi penawaran, pembagian contoh cuma- cuma dan aktivitas –aktivitas lain yang bertujuan meningkatkan penjualan suatu merk produk tertentu.

Ada beberapa metode yang perlu diperhatikan dalam  mendorong promosi dealer , yaitu :

a.      Sampai berapa jauh promosi dealer yang aktif itu dianggap penting

b.     Apakah distribusinya diseleksi atau tidak

c.      Praktik saingan

d.     Biaya metode alternative yang bersangkutan

8.    Pameran dan ekshibisi

Pameran  merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan yang mempertemukan antara produsen dan pembeli, tetapi pengertian pameran yang lebih jauh adalah  suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen, keloompok, organisasi  dan perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan  display produk kepada calon relasi atau pembeli.

Macam pameran antara lain : show, ekshibisi, eksposisi, pekan raya, fair , bazar, dan pasar murah.

Pameran mempunyai manfaat , antara lain :

a.      Memperkenalkan produk baru

b.     Memperkenalkan produk hasil modifikasi

c.      Memperkuat citra perusahaan

d.     Mengumpulkan informasi pesaing

e.      Menguji penjualan anda saat pameran

f.      Menguji SDM dan kekuatan teamwork


Kamis, 22 Januari 2026

Pengemasan dan penyajian

 

Pengemasan dan penyajian

I.                Pengemasan

A.    Pengertian kemasan

Kemasan adalah wadah yang digunakan untuk melindungi bahan atau produk yang ada di dalamnya dari berbagai cemaran yang dapat menyebabkan kerusakan bahan atau produk tersebut pada saat penyimpanan atau pendistribusian. Menurut Said (2016: 15-16),

Kemasan adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan.

B.    Fungsi kemasan

·     sebagai wadah untuk melindungi dan menjaga kualitas suatu bahan atau produk,
·     sebagai media promosi, simbolik, dan estetik.       
·     Kemasan makanan berfungsi menjaga agar produk tetap bersih dan awet,
·     Mudah dikonsumsi
·     mudah didistribusikan

C.    Kemasan dapat dikelompokkan menjadi 3

1.      Kemasan primer

       Kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk makanan/minuman

2.      Kemasan skunder

       Kemasan yang tidak bersentuhan langsung dengan produk makanan, melainkan digunakan pada bagian luar kemasan primer.

3.      Kemasan tersier

       Kemasan yang digunakan untuk distribusi jarak jauh, dapat memuat beberapa kemasan sekunder.

D.    Bahan kemasan makanan

1.      Kemasan logam

Kemasan logam(kaleng) adalah kemasan yang paling aman karena kemasan ini dapat melindungi produk dari sinar matahari, uap air, dan oksigen.


             2.      Kemasan Gelas

Kemasan gelas sifatnya tidak bereaksi dengan bahan yang dikemas, tahan terhadap produk yang bersifat asam dan basa. Kekurangannya mudah pecah jika terkena benturan, dan eratnya cukup berat dibandingkan dengan bahan lainnya seperti logam atau kertas.



Sumber gambar ; https://www.roetell.com/id/design/

3.     Kemasan Plastik

Kemasan plastik bersifat ringan, relatif mudah, namun masa simpan relative singkat dibandingkan dengan kemasan kaleng. Tidak semua jenis plastik dapat digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman, ada jenis plastic yang tidak dapat digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk kesehatan manusia.

                 


          4.      Kemasan Kertas


Kemasan kertas dan karton banyak digunakan untuk kotak karton lipat (KKL) dan kotak karton gelombang (KKG) mudah dicetak.

 

               

         5.     Kemasan Fleksibel

Kemasan fleksibel merupakan suatu revolusi dari teknologi pembuatan kemasan, bentuknya fleksibel sesuai sifat produk yang dikandung.

 Kriteria Kemasan dan Label Kemasan

Pengemasan dan pelabelan merupakan tahap akhir dalam proses pengolahan pangan sebelum dipasarkan. Kita pahami terlebih dahulu mengenai pengemasan yang seringkali menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan suatu produk.

Kemasan untuk produk makanan mempunyai beberapa persyaratan sebelum diputuskan digunakan untuk mengemas makanan/minuman yang akan kita produksi, di antaranya sebagai berikut:

a. Kemasan harus dapat melindungi isi dari pengaruh lingkungan dan saat distribusi. Misalnya kripik akan lembek jika kemasannya tidak dapat menahan H2O yang masuk melalui pori-pori.

b. Kemasan harus menjadi media penandaan terhadap barang yang dikemas sehingga pelabelan harus tercetak dengan jelas dan komplit.

c. Kemasan harus mudah dibuka dan mudah ditutup kembali serta berdesain atraktif.

d. Kemasan harus dapat mempromosikan diri sendiri bila dipajang di etalase toko atau swalayan.

Setelah kita memahami tentang jenis bahan kemas, kriteria pengemasan yang baik, maka yang perlu kita pahami mengenai pelabelan. Pelabelan harus jujur dan informatif. Pelabelan harus mengikuti Peraturan Pemerintah No.69 Tahun 2000 tentang Pelabelan dan Iklan Pangan.

Label dan pelabelan berkaitan dengan tiga fungsi pengemasan, yaitu:

a. Fungsi identifikasi

b. Fungsi membantu penjualan produk

c. Fungsi pemenuhan peraturan perundang-undangan

Undang-undang Pangan No.7 Tahun 1996 Pasal 30 Bab IV menyebutkan bahwa, “Setiap orang yang memproduksikan atau memasukan ke dalam wilayah Indonesia, pangan yang dikemas untuk diperdagangkan wajib mencantumkan label pada, di dalam, dan atau di kemasan pangan.”

Label yang dimaksud memuat sekurangnya hal-hal berikut:

a. Nama produk
b. Nama dagang 
c. Komposisi 
d. Berat/isi bersih 
e. Nama dan alamat prosedur 
f. Nomor pendaftaran(PIRT/MD) 
g. Tanggal/bulan dan tahun kadaluarsa 
h. Kode produksi



II.                Penyajian

A.      Penyajian menjadi langkah akhir saat membuat masakan. Tahap ini biasa disebut dengan plating. Plating atau menyajikan makanan akan memengaruhi tampilan akhir dari sajian yang sudah dibuat.

B.      Manfaat penyajian :

·       Meningkatkan Daya Tarik Secara Visual

·       Mencerminkan Kualitas dan Profesionalisme

·       Menjadi Diferensiasi Merek

·       Mempengaruhi Selera

·       Memicu Pelanggan Berbagi di Media Sosial

·       Kesempatan Untuk Mengekspresikan Kreativitas Dan Inovasi

C.      Cara plating makanan yang menarik

·       Perencanaan Awal

·       Pemilihan Piring yang Tepat

·       Warna Dan Kontras

·       Teknik Saji

·       Penggunaan Space Dengan Bijak

·       Tinggi Rendah dan Asimetri

·       Hati-Hati Dengan Garnish

·       Konsistensi Dalam Gaya

A.              Contoh plating


     





               
Contoh plating VS pengemasan